Langsung ke konten utama

Nasehat tentang gestun


 Nasehat Tentang Gestun 

Gesek tunai merupakan solusi yang praktis jika kita ingin menarik uang melalui kartu kredit. Hal ini karena biaya yang dikenakan jauh lebih murah dibandingkan dengan tarik tunai via ATM. Meski demikian, pengguna jasa gestun harus tetap waspada dalam bertransaksi. Jangan sampai Anda menjadi korban bisnis gestun “nakal.” Nah, untuk menghindarinya, kami akan berikan tips bertransaksi gestun dengan aman. Check it out!
Mencari merchant yang terpercaya adalah salah satu tips bertransaksi gestun dengan amanTips bertransaksi gestun dengan aman yang pertama adalah lindungi kartu kredit Anda.
Cara yang paling gampang adalah dengan menutup CVV / CVC. CVV atau CVC adalah 3 – 4 nomer dibelakang kartu. kami mempunyai cara khusus yang kami pelajari dari pengalaman kami bagaimana kartu kredit yang di titipkan untuk program Pelunasan tidak terdeteksi oleh bank dan di anggap sebagai transaksi biasa, itulah kenapa banyak customer kami yang puas dengan pelayanan kami karena kami tahu detail Trik tiap jenis Kartu kredit dan banyak dari mereka yang justru NAIK LIMIT karena di anggap pemakaian bagus oleh Bank penerbit.
Jika tidak hati-hati dalam memilih jasa gestun, ada beberapa kerugian yang mungkin bisa Anda dapatkan. Apa saja itu?
Pertama, Anda bisa saja menjadi korban kejahatan kartu kredit. Jika Anda menggesek di lokasi gestun yang tidak Terpercaya, bukan tidak mungkin ada pengusaha nakal yang akan memanfaatkan hal ini. Mereka bisa saja menggesek kartu kredit Anda dua kali. Ini jelas akan sangat merugikan Anda.
Jika tidak cermat dalam memilih jasa gestun, kartu kredit Anda bisa diblokir secara sepihak/oleh pihak bank.Kenapa kok bisa diblokir? Karena Anda melakukan transaksi di merchant yang memang sudah masuk dalam daftar black list OJK sebagai merchant gestun.
Kerugian lainnya jika Anda bertransaksi di jasa gestun yang sudah masuk daftar hitam OJK adalah limit Anda sulit naik atau apply kartu kredit baru Anda tidak disetujui.
Lalu, bagaimana caranya mendeteksi jasa gestun yang sudah di black list? Merchant gestun yang mesin EDCnya hanya itu-itu saja sangat rentan untuk di black list. Selain itu, merchant tersebut tidak melakukan variasi dan jumlah transaksinya.
Nah, itulah beberapa alasan kenapa Anda harus berhati-hati dalam memilih jasa gestun. Jangan sampai karena Anda terburu-buru lalu memilih gestun yang salah, sehingga kartu anda diblacklist ..krn terjadi penggesekan di nama toko yg sama trus… secara berulang. Itu sedikit tips dari kami.

kunjungi web kami: gestunboss.com / gestunboos.com

Komentar

  1. Mn saya mau tanya pas lgi gestun sya salah penarikan jdi 3000000 hrusnya 300000. Tpi ktanya bisa di btalkan apa bner gbklan ada msalah tr pas pembayaran

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Gestun tarik tunai

Pusing dengan tagihan kartu kredit anda, kami bantu untuk Melunasi dengan rate rendah (all kartu) Jakarta barat    : mall taman palem cp ; 0878.7878.3.666 jakarta pusat    : mangga dua square jakarta selatan : jln.haji nawi note respon cepat: harap W`A (0853.111.78.111) konsultasi gratis dan ketik dana tunai,apabila kami sibuk,silahkan tinggalkan nama dan no hp agar kami dapat mengubungi anda …
kunjungi web kami: gestunboss.com / gestunboos.com

Gesek tunai palem

KABAR GESTUNKabar Gestun Jakarta – Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan membatalkan niat untuk mengintip transaksi dalam kartu kredit nasabah perbankan. Padahal rencana tersebut sudha bergulir sejak beberapa waktu yang lalu. Direktur Jenderal Pajak Ken Dwijugiasteadi memandang, data transaksi yang ada di dalam kartu kredit tidak akurat untuk menghitung potensi kewajiban membayar pajak dari wajib pajak perorangan. “Kartu kredit itu bukan potensi yang sebenarnya. Inget ya kartu kredit itu nasabah peminjam bukan penyimpan. Jadi enggak akurat. Saya enggak perlu,” tuturnya di Kanwil LTO Ditjen Pajak Sudirman, Jakarta, Jumat (31/3/2017). Ken juga mengaku telah mengirimkan surat pemberitahuan terkait pembatalan penarikan data transaksi kartu kredit nasabah ke seluruh perbangkan dan lembaga penyelenggara kartu kredit. Sebelumnya Ditjen Pajak memang telah mengirimkan surat melalui Direktur Teknologi dan Informasi Perpajakan pada 23 Maret 2017 untuk meminta penyampaian data kartu kre…