Langsung ke konten utama

Syarat pelunasan

Syarat Pelunasan

1. KTP, Kartu Kredit harus dengan
Nama yang sama
dan Pemilik Kartu Kredit

2. KTP dan Kartu Kredit masih
berlaku/belum Expired

3. Billing Tagihan Terakhir

4. Mengisi Data Nasabah

5. Fee dibayarkan di Awal dan
Kartu Kredit ditinggal
selama Proses Pelunasan

6. Maksimal 5 Hari sebelum
Tanggal Jatuh Tempo
Jika di kurang dari 5 Hari dan
terkena Bunga Bank
maka Resiko Customer

7. Tidak ada Over Limit dan
tidak diblokir

8. Jika Lewat Jatuh Tempo
maka Fee + 1,5%.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Nasehat tentang gestun

Nasehat Tentang Gestun  Gesek tunai merupakan solusi yang praktis jika kita ingin menarik uang melalui kartu kredit. Hal ini karena biaya yang dikenakan jauh lebih murah dibandingkan dengan tarik tunai via ATM. Meski demikian, pengguna jasa gestun harus tetap waspada dalam bertransaksi. Jangan sampai Anda menjadi korban bisnis gestun “nakal.” Nah, untuk menghindarinya, kami akan berikan tips bertransaksi gestun dengan aman. Check it out!
Mencari merchant yang terpercaya adalah salah satu tips bertransaksi gestun dengan amanTips bertransaksi gestun dengan aman yang pertama adalah lindungi kartu kredit Anda. Cara yang paling gampang adalah dengan menutup CVV / CVC. CVV atau CVC adalah 3 – 4 nomer dibelakang kartu. kami mempunyai cara khusus yang kami pelajari dari pengalaman kami bagaimana kartu kredit yang di titipkan untuk program Pelunasan tidak terdeteksi oleh bank dan di anggap sebagai transaksi biasa, itulah kenapa banyak customer kami yang puas dengan pelayanan kami karena kami …

Gestun tarik tunai

Pusing dengan tagihan kartu kredit anda, kami bantu untuk Melunasi dengan rate rendah (all kartu) Jakarta barat    : mall taman palem cp ; 0878.7878.3.666 jakarta pusat    : mangga dua square jakarta selatan : jln.haji nawi note respon cepat: harap W`A (0853.111.78.111) konsultasi gratis dan ketik dana tunai,apabila kami sibuk,silahkan tinggalkan nama dan no hp agar kami dapat mengubungi anda …
kunjungi web kami: gestunboss.com / gestunboos.com

Gesek tunai palem

KABAR GESTUNKabar Gestun Jakarta – Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan membatalkan niat untuk mengintip transaksi dalam kartu kredit nasabah perbankan. Padahal rencana tersebut sudha bergulir sejak beberapa waktu yang lalu. Direktur Jenderal Pajak Ken Dwijugiasteadi memandang, data transaksi yang ada di dalam kartu kredit tidak akurat untuk menghitung potensi kewajiban membayar pajak dari wajib pajak perorangan. “Kartu kredit itu bukan potensi yang sebenarnya. Inget ya kartu kredit itu nasabah peminjam bukan penyimpan. Jadi enggak akurat. Saya enggak perlu,” tuturnya di Kanwil LTO Ditjen Pajak Sudirman, Jakarta, Jumat (31/3/2017). Ken juga mengaku telah mengirimkan surat pemberitahuan terkait pembatalan penarikan data transaksi kartu kredit nasabah ke seluruh perbangkan dan lembaga penyelenggara kartu kredit. Sebelumnya Ditjen Pajak memang telah mengirimkan surat melalui Direktur Teknologi dan Informasi Perpajakan pada 23 Maret 2017 untuk meminta penyampaian data kartu kre…